Sinopsis:
Buku ini mengajak pembaca memahami bagaimana hubungan pengasuhan antara orang tua dan kakek-nenek membentuk fondasi penting dalam mencegah stunting pada balita. Di banyak keluarga, terutama ketika ibu bekerja, kakek-nenek menjadi figur utama yang terlibat langsung dalam pengasuhan sehari-hari. Peran mereka tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga penentu kebiasaan, pola makan, dan respons kesehatan anak.
Melalui pendekatan konsep dan model co-parenting , buku ini menjelaskan bagaimana cara pandang, pengalaman, serta keyakinan kakek-nenek terhadap kesehatan anak dapat mempengaruhi tindakan pencegahan stunting. Pembaca akan dibimbing untuk memahami bagaimana persepsi tentang risiko, manfaat, hambatan, serta rasa percaya diri kakek-nenek berperan dalam keputusan pengasuhan yang mereka ambil.
Buku ini juga memperlihatkan pentingnya komunikasi dan keselarasan pola pikir antara orang tua dan kakek-nenek. Ketika hubungan co-parenting berjalan harmonis, langkah pencegahan stunting menjadi lebih terarah, konsisten, dan mudah dilakukan dalam rutinitas sehari-hari. Sebaliknya, perbedaan pandangan dapat memunculkan ketidaksesuaian dalam praktik pengasuhan yang berdampak pada tumbuh kembang anak.
Dengan penjelasan yang runtut, buku ini menyajikan konsep teoretis, gambaran model pengasuhan kolaboratif, serta contoh penerapannya dalam konteks keluarga Indonesia. Pembaca akan memperoleh pemahaman menyeluruh tentang bagaimana keluarga besar dapat berperan aktif menjaga fase penting pertumbuhan anak, sekaligus membangun lingkungan pengasuhan yang mendukung pencegahan stunting sejak dini.






Ulasan
Belum ada ulasan.